Tinggalkan komentar

Peran Masjid Dalam Mencegah Radikalisme

Peran  Remaja Masjid Dalam Mencegah Radikalisme

By Kaka Silmy Kaafah

        “Masjid sangat berpengaruh untuk mencegah radikalisme di kalangan remaja,” ujar Hasbi, pria berusia 19 tahun yang juga seorang aktivis di Masjid Baiturrohmah, Legoso, Ciputat.

Ciputat, jum’at (8/6) masjid merupakan pilar bagi agama yang berpengaruh dalam kehidupan umat islam. Masjid sangat berpengaruh dalam pembentukan karakter suatu umat. Muhammad Hasbiallah, salah seorang aktivis masjid Baiturrohmah di Legoso, Ciputat menuturkan bahwa masjid sangat berpengaruh bagi penyebaran paham-paham radikal di kalangan remaja namun radikalisme dapat dicegah dengan melakukan kegiatan positif didalam masjid yaitu dengan mengadakan pengajian mingguan serta diskusi mengenai topik yang sedang hangat diperbincangkan. Pengajian mingguan berupa pengkajian ilmu tafsir Al-quran.

Remaja masjid ikut berperan aktif dalam melaksanakan kegiatan didalam masjid agar mencegah dari pemikiran-pemikiran yang radikal. Radikalisme telah menyentuh kalangan remaja dengan berkembangnya paham-paham di dalam suatu organisasi berbasis agama yang ada saat ini. Masjid berperan sebagai kontrol sosial bagi remaja dan anak muda untuk mengatur masyarakat terutama tentang paham radikal. Dengan dilakukannya pengkajian serta diskusi, remaja menjadi mengerti tentang isu dan topik yang sedang ramai diperbincangkan serta dipecahkan melalui diskusi agar terhindar dari pemikiran yang radikal. Remaja masjid berperan penting untuk mencegah pemikiran yang radikal, karena masjid merupakan tempat bernaung umat muslim, hasbi menuturkan,” masjid sangat berpengaruh untuk mencegah radikalisme dikalangan remaja.”

Radikalisme merupakan wacana yang dari dulu hingga sekarang masih ramai diperbincangkan karena masih maraknya organisasi berbasis islam yang bertindak radikal, di satu sisi ia menegakkan agama Allah namun disisi lain merugikan banyak pihak. Contohnya dengan menghancurkan tempat peribadatan agama lain. Masyarakat berperan sebagai kontrol sosial agar pemikiran radikal tertahan dan tidak meracuni pemikiran remaja saat ini. “radikalisme dan organisasi berbasis agama merupakan suatu dinamika didalam masyarakat karena negara kita negara multikultural,” ujar Hasbi. Radikalisme berkembang karena adanya pengaruh dari masyarakat sehingga melakukan diskusi tentang isu yang sedang ramai adalah suatu cara untuk meluruskan pemikiran remaja agar berkembang ke arah yang lebih baik. 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: